Cerita dari Panderman Hills

11 Oktober 2011, Batu, Malang.

Kami ber-11 dari Surabaya sampai di kaki bukit Panderman jam 12.00 siang. 12.05 kami mulai tracking dan menghabiskan sekitar 2 jam untuk sampai di pos pertama. Setelah pos pertama, ada pendakian sekitar selama 2 jam lagi untuk sampai ke puncak.

image

Kebakaran.

Sekitar 1/2 jam lagi sebelum sampai puncak terjadi kebakaran. Api dan asap membumbung tinggi tak jauh dari posisi kami. Pohon-pohon sekitar tumbang terlalap api. Kami memutuskan untuk mundur.

Sunset.

Sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut, kami membangun tenda. Waktu itu pukul 17.15 dan matahari sudah mau turun.

 

image

Tak lama kemudian, dua warga yang tinggal di kampung di kaki bukit datang. Mereka hendak menghampiri lokasi kebakaran. Mereka menyarankan kami untuk segera turun dan berusaha sebisa mungkin untuk menghindar dari Polhut (Polisi Kehutanan). Kami takut dituduh sebagai penyulut api.

Teroris.

Dan beginilah jadinya. Kami merayap turun dalam kegelapan malam yang sungguh kelam. Agar tidak ketahuan, kami hanya menggunakan sedikit pencahayaan dari senter yang kami bawa dan mengurangi intensitas dan volume bicara. Tegang.

Interogasi.

Ternyata kami tak mampu menghindar. Sesampainya di kaki bukit, kami dicecar sejumlah pertanyaan dari pihak Polhut dan Satpol PP yang sedang berjaga-jaga. Untungnya kami hanya diberi pengarahan dan diminta untuk mengisi data.

Mandi Belerang.

Setelah itu kami mandi di salah satu pemandian air panas di kota wisata Batu. Lumayan untuk menurunkan ketegangan otot dan urat syaraf.

Pom Bensin.

Ekpektasi: Bermalam di puncak Panderman.

Kenyataan: Bermalam di musola kecil di sebuah Pom Bensin.

Pulang. (Dan mungkin tak akan kembali lagi)

Kami start pulang dari kota Batu sekitar pukul 6 pagi. Sampai kembali di Surabaya sekitar pukul 9.

Ini bukan pertama kali saya naik gunung. Tapi ini yang paling sesuatu.

Inilah pengalaman hidup.

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Travelling

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s