Lebaran di Bima (2012)

Apa yang lebih membahagiakan selain pulang kampung?

BIMAAAA šŸ˜€ ada yang belum tahu bima dimana? Ciyus? Miyapah? :p

nih:

Itu peta propinsi Nusa Tenggara Barat. Daerah yang kuning itu Bimaaa.. See?

Uda 2 tahun ndak pulang ke kampung kelahiran bima. Dan akhirnya kesampaian :’). Bisa ketemu nenek dan kakek lagi, kumpul sama keluarga besar, dan main sama adik-adik sepupu yang imut-imut šŸ˜€

Ini ya saya ceritakan semua kegiatan sehari-hari di sana… (jeng jeng~):

Hari Pertama: Berangkat!

Departure time: 09.00 am 19 Agustus 2012.

Ada yang nanya: “Hah? Lo berangkat pas hari Ied?” | Gue jawab: “Iya! 100! :D” hehe

Iya ni bukannya mau anti mainstream. Tapi itu kakak tercinta masih koas dan harus jaga malam di RSU waktu malam lebaran(!). Jadi ya gitu deeh… Tapi positifnya bisa ngerasain lagi lebaran di Pagutan. Udah lama ndak tu..

Jadi betewe baswe.. berita terpentingnya: Saya jadi SUPIR! (for the first time!)

ckckck kasian si supir dengan kakak tercinta

FYI ya.. jarak dari kota Mataram ke kota Bima itu 439 km. Waktu tempuh sekitar 12 jam dengan mobil.

Arrival time: 10.00 pm 19 Agustus 2012.

Hari Kedua: Keliling kampung dan ngerujak di kebun

Silaturahimnya ke keluarga sekitar-sekitar kampung nenek dulu. Trus siangnya kumpul-kumpul di kebun sambil ngerujak.

tim rujak

Hari ketiga: Karumbu

Keesokannya kami ke Karumbu, kampung kelahiran nenek kakek. Kami berrombongan besar dengan 4 mobil berangkat pagi dari kota Bima. Nyampe siang di Karumbu dan piknik di pantee.. šŸ™‚

sori gak disensor.. hehe

abang-abang lagi manggang ayam

sebagian keluarga besar..

Selepas dari pante kami tinggal di rumah nenek kakek dari sisi bapak. Nginep semalam.

Hari keempat: Pena To’i dan Rontu

Paginya sehabis sukses mengusir sapi dari kebun kakek (lho?) kami kembali ke kota Bima. Sesampai di rumah nenek umi kami istirahat karena kelelahan. Malamnya lalu kami melanjutkan safari silaturahim ke keluarga di Pena To’i dan Rontu (masih sekitaran kota Bima).

Hari kelima: Jalan-jalan sama sepupu pupu kocet

adek-adek lagi main di semacam fun city

makan baksoo..

And I was very very happy :’)

Hari keenam: the Wedding

Saya sama ayah ibu harus balik ke Karumbu. Ada acara nikahan keluarga. Lumayanlah dapet pengalaman liatin proses ijab kabul. hehe.. buat belajar gitu.

Hari ketujuh: dan yang terberat, balik ke Mataram! šŸ˜¦

Berangkat pagi-pagi barengan ma om Dolly beserta keluarga. Perpisahan diiringi dengan banjir tangis. Grandma and all, we will come back soon. :’)

sempat mampir di kuburan kakek… we miss you grandpa..

Sekian. Terlalu banyak emosi haru ketika menulis post ini.

TAHUN DEPAN WAJIB PULANG LAGI KE BIMA!! (aamiin..)

Iklan

1 Komentar

Filed under Travelling

One response to “Lebaran di Bima (2012)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s