Barakah

Misalnya ada dua pengusaha. Yang satu usahanya besar mencakup pasar nasional. Sementara yang satu pengusaha toko kelontong, hanya cukup untuk menghidupi keluarga sehari-hari. Mana yang lebih sukses? Semua tentu menjawab pengusaha yang pertama. Tapi mana yang lebih barakah usahanya?

Barakah tentu bukan hanya soal rejeki, bukan? Atau harta. Tetapi bisa apa saja. Kita kuliah, apakah kuliah ini sudah barakah? Kita memulai sesuatu usaha, apakah sudah barakah? Hari ini yang sedang kita jalani, apakah sudah teriring barakah?

Semoga semua yang kita usahakan, besar ataupun kecil, barakahnya yang kita cari.

Iklan

1 Komentar

Filed under Random

One response to “Barakah

  1. Reblogged this on Himpunan Usahawan Muda and commented:
    posted : Hilmi Husada

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s