Husnudzan Tingkat Tinggi

Suatu hari, istri Thalhah bin Abdurrahman bin Auf berkata, “Aku tidak melihat kaum yang keterlaluan melebihi kawan-kawanmu. Mereka dekat denganmu saat kamu berkecukupan, tetapi kemudian meninggalkanmu saat kamu dalam kesusahan.”

Kemudian shahabat Thalhah menjawab pernyataan istrinya dengan jawaban yang sangat bijak dan menyentuh nurani.

“Wahai istriku, sikap mereka itu justru menunjukkan kebaikan mereka. Mereka mendatangiku saat aku kuat dan mampu membantu mereka jika mereka membutuhkan. Namun kemudian mereka tidak mendatangiku saat aku lemah dan tidak mampu membantu karena semata-mata mereka tak ingin membebaniku.”

(Adabud Dunya wad Dien/Imam Al-Mawardi)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Ibrah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s