Adab Mengucap Salam

Mengucapkan salam termasuk perbuatan sunnah, sesuai dengan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam (SAW), ”Ucapkanlah salam, baik kapada siapa saja yang engkau kenal dan yang tidak.” (Riwayat Bukhari).

Adapun membalas salam hukumnya fardhu kifayah. Jika ada seorang dari sebuah kelompok telah menjawab, maka gugurlah kewajiban yang lain. Demikian menurut para ulama.

Jika hukum pengamalannya sudah jelas, bagaimana dengan tata cara dan adab-adabnya?

Mengucapkan Salam, Saat Bertemu dan Berpisah
”Jika saudaranya terhalang oleh pohon atau dinding, kemudian ia bertemu, maka hendaknya ia mengucapkan salam kepada saudaranya itu.” (Riwayat Abu Dawud)

Salam Hendaknya Didengar Pihak yang Diberi Salam
Dijelaskan dalam Hadits riwayat Bukhari, jika Rasulullah SAW mengucap salam, maka salam beliau tidak membangunkan orang tidur, akan tetapi terdengar oleh mereka yang terjaga.

Salam Secara Lengkap Lebih Baik
Seseorang mengucap salam, hendaknya ia ucapkan dengan lengkap, ”assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh”. Tetapi, jika hanya mengucapkan “assalamu’alaikum”, maka perbuatan itu masih dibolehkan. Namun ketika seseorang mengucapkan salam, disunnahkan untuk menjawabnya dengan salam yang lebih lengkap atau sama.

”Jika kalian disalami, dengan ucapan selamat, maka balaslah dengan ucapan yang lebih baik atau serupa.” (An-Nisa [4]: 86)

Mengucapkan Salam Sebelum Mengucapkan yang Lain
Dianjurkan agar seseorang mengucapkan salam terlebih dahulu sebelum mengucapkan perkataan lainnya. Ini didasari atas perbuatan para salaf dan generasi setelah mereka, sebagaimana disebutkan Imam An Nawawi.

Segera Bersalam Sebelum Didahului yang lain
“Jika ada dua orang, maka yang paling baik di antara keduanya adalah siapa yang terlebih dahulu mengucapkan salam.” (Riwayat Bukhari)

Yang Muda Bersalam kepada yang Tua
”Yang kecil menyalami yang besar, yang berjalan menyalami yang duduk dan yang sedikit menyalami yang banyak.” (Riwayat Bukhari)

Hindari Salam kepada Mereka yang Membuang Hajat
Para ulama menilai, mengucap salam kepada mereka yang sedang buang hajat, berada di kamar mandi, berjima’ atau pada seseorang yang sedang makan, sedangkan di mulutnya masih dipenuhi makanan adalah makruh. Para ulama menilai, perbuatan itu bertentangan dengan etika dan kesopanan.

Tidak Bersalam kepada Orang Kafir
”Janganlah kalian dahuli mengucap salam kepada Yahudi dan Nashara.” (Riwayat Muslim)

Cuma, para ulama masih berselisih pendapat, apakah larangan itu sampai derajat haram atau makruh. Dan orang-orang kafir jika mengucapkan salam, maka jawaban yang diberikan kepada mereka adalah, ”waalaikum”. Itu sebagaimana dijelaskan dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan Bukhari.

Namun, jika dalam sebuah kelompok bercampur antara orang Muslim dan kafir, maka dibolehkan mengucap salam, dengan niat bahwa salam itu ditujukan kepada mereka yang Muslim, karena Rasulullah SAW sendiri pernah melakukannya, sebagaimana di sebutkan dalam Hadits riwayat Bukhari.

Tidak Bersalam kepada Ahli Maksiat
Imam Bukhari berpendapat, tidak perlu mengucap salam kepada palaku dosa besar. Dasarnya, Rasulullah SAW melarang beberapa sahabat berbicara dan mengucap salam kepada Ka’ab bin Malik, disebabkan ia tidak ikut serta dalam perang Tabuk.

Bukhari juga berdalil dengan pernyataan Abdullah bin Amru, ”Janganlah kalian mengucap salam kepada peminum khamr.”

Boleh Bersalam kepada Lawan Jenis Jika Aman dari Fitnah
Dari Asma binti Yazid, “Rasulullah SAW melewati kami, dan beliau mengucapkan salam.” (Riwayat Tirmidzi)

Para ulama menjelaskan, dibolehkannya mengucap salam kepada lawan jenis, terikat dengan syarat, yakni kedua pihak yakin bahwa perbuatan itu tidak membuat mereka terkena fitnah.

Sumber: Suara Hidayatullah April 2009

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Adab

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s