[Cerpen] Pergi

Kamu: “Aku tidak pernah memintamu untuk mencintaiku.”
Aku: “Memang demikian. Cinta ini datang sendiri, begitu saja.”
Kamu: “Aku sudah berusaha untuk menghindarimu.”
Aku: “Itu pilihanku untuk selalu bersamamu. Aku tidak menyesal.”
Kamu: “Aku tidak baik untukmu. Orang-orang akan meninggalkanmu.”
Aku: “Aku mengenalmu lebih dari siapapun. Kamu orang yang baik. Setidaknya kamu berusaha untuk berubah.”
Kamu: “Masih banyak wanita lain, yang lebih layak dicintai.”
Aku: “Aku tidak mengerti denganmu. Kamu memintaku menyerah? Lalu kamu sendiri?”
Kamu: “Aku hanya sudah terbiasa dengan keadaanku sekarang. Kamu boleh pergi. Seperti kamu bilang, cinta datang sendiri, dan mungkin akan pergi sendiri. Cinta yang baru akan datang padamu. Aku harus pergi sekarang.”
Aku: “Kemana kamu akan pergi?”
Kamu: “Ke toilet. Kita lanjutkan percakapan ini nanti.”

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Karya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s