Bersama

Keluarga kami terbiasa bersama. Kemana-mana bersama. Di rumah juga lebih sering menghabiskan waktu bersama. Namun semua harus menjadi berbeda ketika saya melanjutkan kuliah ke Surabaya sekitar 3,5 tahun yang lalu. Kami bisa bersama lagi hanya pada dua kesempatan liburan tiap tahunnya.

Kemudian keadaan menjadi semakin berbeda, ketika adik saya melanjutkan kuliah ke Jakarta. Kesempatan tetap ada pada kedua liburan semester, tapi waktu tidak selama dulu. Saya dan adek berbeda waktu liburannya sehingga semakin sedikit waktu bersamanya.

Tahun lalu, 2012, pada liburan semester ganjil kami hanya bisa bersama dalam waktu satu minggu. Harus menunggu 5 bulan untuk bersama lagi pada liburan panjang lebaran. Dan ternyata pada liburan semester ganjil tahun ini waktu bersama semakin pendek, hanya 4 hari.

Mungkin seperti inilah hidup yang Allah swt gariskan pada tiap manusia di dunia, bahwa adanya selang-seling pertemuan dan perpisahan. Dan dari sana lahirlah rindu, rindu yang semakin mengukuhkan cinta.

Rasulullah saw mengatakan bahwa kita akan bersama orang yang kita cintai selamanya. Maka semoga kebersamaan ini sampai di surga kelak . Aamiin.

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under My Story

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s