Hati-hati

Ketika terlampau euforia dengan kemenangan klub idola, hati saya kadang kemudian merasa gak enak. Semangat ketika membela klub idola ternyata hampir-hampir sama dengan semangat ketika membela agama (dakwah). Kalau begini apakah saya bisa yakin bahwa selama ini saya membela agama karena semata mengharap ridho Allah swt. atau sekedar untuk memenuhi hasrat duniawi, sama seperti ketika membela klub idola? Jangan-jangan selama ini saya hanya nge-fans saja sama Islam? *selftalk

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Random

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s