[Cerpen] Aku di Belakangmu

Aku teringat waktu masih sekolah dulu. Ketika kita biasa pulang sekolah berdua. Kita berjalan melewati jalan desa dengan hamparan sawah di sisi kiri dan kanan.

Kadang aku suka dengan sengaja pura-pura merapikan tali sepatu yang sebenarnya baik-baik saja. Kemudian aku bisa memperhatikanmu dari belakang. Lalu aku akan mengejarmu dan memanggil namamu. Hal terbaik berikutnya, kamu akan menoleh dengan rekah senyum itu.

Kamu tahu, kadang aku masih melakukan hal yang sama dengan bentuk berbeda.

“Sayang! Ayo sini. Bantuin pilih baju bayinya.” Kamu memanggilku.

“Siap!” Aku mengejar dengan troli belanjaan buat anak pertama kita.

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Karya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s