[Cerpen] Selama Itu

“Oke sekarang to the point ya. Tentu ada alasan khusus aku meminta bertemu denganmu berdua di tempat seperti ini.”

“Okay.. apa itu?”

“Kita sudah mengenal lama. Walau jarang bertemu, kita selalu kontak. Dan selama itu aku telah menyimpan rasa. Aku menyukaimu. Aku harap kamu sudah membacanya selama ini.”

“Selama itu juga aku sudah tahu, ada perasaan, mungkin kamu menyukaiku. Aku tidak mau ke-geer-an. Tapi oke aku bisa membacanya, cara-caramu menunjukkannya.”

“Kamu menerimaku?”

“Caramu menyukaiku, membuatku selama itu berharap dan selama itu menunggu. Kamu tahu rasanya menunggu seseorang?”

“Maaf untuk itu. Mulai sekarang, kamu tidak perlu menunggu lagi.”

(menarik nafas dalam) “Aku dilamar orang lain beberapa hari yang lalu. Aku sudah menerimanya.”

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Karya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s