Di Samping Mama

Ada seorang teman satu kontrakan yang harus ke Jakarta sejak awal semester. Ia harus merawat ibunya yang sakit keras. Saking lamanya ia akhirnya mengambil cuti semester ini. Saya mendoakan agar Ibu beliau lekas sembuh.

Di sisi lain, saya iri dengan teman saya ini. Dia jadi punya banyak waktu dengan ibunya dan merawatnya. Saya tidak mau Ibu sakit. Tapi saya juga pingin punya waktu hanya di samping Ibu saja. Benar-benar mengurusi keperluan Ibu.

Karena saya masih harus melalang buana mencari ilmu, mungkin belum waktunya. Suatu saat saya mau pulang, tanpa harus pergi lagi.

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under My Story

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s