Kabar Saya Sekarang

Halo.. apa kabar? Kayaknya sudah lama tidak bercengkrama di sini. Pada kangen berita dari saya? Oke lah, saya ingin bercerita kisah hidup saya selama sekitar empat bulan terakhir, setelah dilantik sebagai pengangguran. Mumpung habis baca tulisan teman-teman, jadi terangsang pengen nulis juga.

Universitas Muhammadiyah Mataram

Setelah sekitar sebulanan nganggur total di Mataram, saya bekerja semi part-time di kampus Muhammdiyah Mataram (UMM). Saya diminta teman Ibu saya, yang merupakan anggota Badan Pengurus Harian (BPH) di kampus itu, untuk membuatkan sebuah aplikasi database untuk kepegawaian. Fungsi aplikasinya standar yaitu bisa menambahkan, merubah, menghapus data di database  dan juga nanti bisa mengeluarkan beberapa laporan sederhana. Apalagi saya membuatnya dengan Ms. Access jadi tidak terlalu lama dan sulit. Sekarang sedang proses penginputan real data. Ini proses yang cukup lama bukan waktu nginputnya, tetapi mengumpulkan data dari seluruh pegawai UMM yang masih terserak dan tidak lengkap. Tak terasa saya sudah bekerja dua bulanan di UMM. Targetnya bulan ini aplikasinya sudah terisi semua data dan semua fungsi sudah bekerja.

Batal ke Taiwan

Nah ini yang sedikit buat saya pusing kepala. Setelah saya defer pada perkuliahan untuk Februari lalu, saya kembali mendapatkan surat admission dari NTUST Mei lalu, dengan tipe beasiswa yang sama yaitu tuition waver only. Jadinya saya nanti harus tinggal di sana dengan biaya hidup sendiri dan juga persyaratan membawa financial statement dari bank berupa tabungan 16000 US dolar sebagai jaminan. Setelah menimbang-nimbang saya tidak jadi mengambilnya. Tapi sampai sekarang saya masih suka kepikiran dan agak menyesal. Bisa saja saya seharusnya terima saja admission-nya dan mengusahakan cara untuk memenuhi keperluan di atas. Tapi sudah lah terlanjur saya tolak. Mudahan saya diberi jalan menempuh studi S-2 yang lain yang lebih menguntungkan.

Apply Australia Awards Scholarship (AAS)

Saya juga sedang mempersiapkan aplikasi untuk mendaftar AAS. Syaratnya tidak terlalu banyak dan sulit, syarat Toeflnya cukup 500. Alhamdulillah skor saya di atas itu. Beasiswa ini adalah beasiswa dari pemerintahan Australia untuk warga Indonesia. Nilai beasiswanya cukup tinggi. Dan juga ada prioritas diberikan untuk warga Nusa Tenggara Barat. Mantap kan? Sekarang saya sudah hampir selesai mengisi form aplikasinya. Yang agak membuat lama dan kesulitan adalah menyusun beberapa esai yang diminta antara lain tentang bagaimana saya memilih program studinya (disuruh memilih dua), bagaimana nanti program studi tersebut  berkontribusi ke karir saya, apa yang sudah saya lakukan selama ini dalam melakukan perubahan di masyarakat dan apa yang akan saya lakukan dengan skill, pengetahuan dan koneksi yang saya peroleh dari beasiswa ini. Mudah-mudahan minggu ini aplikasinya sudah bisa dikirim ke Jakarta. Deadlinenya 18 Juli, agak mepet ya.

Ibnu Abbas Book Store

Kerjaan lainnya adalah mencoba jualan buku-buku Islam secara online, jualannya di facebook, juga dengan bantuan Ibu menawarkan ke teman-temannya. Saya baru nyetok buku sedikit dan hanya dari satu penerbit saja yaitu Pro-U Media. Buku-bukunya baru terjual setengah setelah sekitar satu bulanan jualan. Ternyata tidak mudah jualan buku, mungkin karena semangat membeli buku yang masih kurang di sini atau jaringan market penjualan belum maksimal saya jangkau. Tapi ga papa yang penting bisa dimulai dululah. Nanti juga lama-lama bakal terkenal inshaAllah.

Sepi

Mungkin itu sedikit kesibukan saya empat bulan terakhir. Saya juga merasa sepi karena teman-teman di Mataram pada punya kesibukannya masing-masing. Jarang ngumpul, hanya sempat dua kali jalan-jalan bareng teman SMA. Saya lebih sering di rumah, facebook-an, lagi ramai pilpres.

Saya juga sedang ancang-ancang buat daftar BPPDN Dikti untuk caldos. Tapi deadlinenya mepet 18 Juli nanti sementara saya belum memenuhi beberapa persyaratan. Hanya ini peluang satu-satunya bagi saya kalau masih mau lanjut kuliah tahun ini.

Dalam waktu dekat juga akan ada tes CPNS. Sepertinya saya akan ikut dan daftar di intansi yang ada di Mataram. Siapa tau diterima.

Dan setelah lebaran nanti saya mungkin akan nyoba les IELTS. Tes ini belum pernah saya ambil padahal salah satu syarat utama untuk kuliah luar negeri.  Saya juga mau nyari kesibukan-kesibukan lain lah yang bisa mengisi kekosongan hidup saya ke depan.

Oke mungkin itu dulu.. kalo ada pertanyaan bisa disampaikan di bawah.

Marhaban ya Ramadhan.. Mohon maaf lahir batin kawan..

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under My Story

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s