Jalan Kaki

Salah satu (atau satu-satunya) hobi saya sejak tinggal di Jakarta adalah jalan kaki. Tiap ada kesempatan saya biasa memilih jalan kaki, kalau jaraknya memungkinkan, daripada naik gojek/grab. Pada hari kerja saya minimal jalan kaki selama 1 jam, pulang-pergi kantor. Kalau bepergian, saya lebih suka jalan kaki lalu dilanjutkan dengan busway atau KRL, walau naik gojek sebenarnya tidak mahal. Beberapa rute jalan kaki favorit saya adalah:

  • Dari mall Ambassador/Kuningan City ke kosan (Benhil) di sore hari.
  • Jembatan transit busway Semanggi yang panjang.
  • Dari stasiun Cawang ke halte busway Cikoko St. Cawang
  • Dari kosan ke halte busway JCC Senayan

Jalan kaki somehow (*terjaksel) bisa menenangkan ketika punya banyak pikiran. Jalan kaki adalah penghilang depresi (dan adalah trauma healing buat yang ditinggal nikah). Ketika sedang jalan kaki, saya juga senang memperhatikan sekitar, mengamati aktivitas orang-orang dan menikmati pemandangan.

Akhir-akhir ini, harapan terbesar saya kepada Gubernur Jakarta yaitu agar semua jalan di Jakarta bisa memiliki trotoar/pedestrian yang ramah pejalan kaki. Dan semua transportasi umum di Jakarta bisa terkoneksi  dan mudah diakses oleh pejalan kaki.

Buat yang punya hobi sama bisa tuh follow @koalipejalankaki di Instagram.

“Jakarta adalah kota yang sibuk. Semua orang terlihat seperti sedang balapan. Tapi saya lebih memilih jalan kaki.”

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Random

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s