Tag Archives: puisi

[Puisi] Visual Studio

Visual Studio

Iklan

Tinggalkan komentar

Mei 6, 2013 · 12:51 pm

Out of Water

Will a shark

be as fearless

in a

forest?

Can the devil

survive

in heaven?

Will a tiger

still roar

on the face of

the moon,

or will it

whimper

more meekly

than

a lamb?

If the moon

can linger

on a morning

so bright,

why can’t

the sun

do the same

at night?

Yasmin Ahmad

Tinggalkan komentar

Filed under Kutipan Sastra

Gie – Puisi Cahaya Bulan

Akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa
Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui

Apakah kau masih selembut dahulu…
Memintaku minum susu dan tidur yang lelap
Sambil membenarkan letak leher kemejaku

Kabut tipispun turun pelan-pelan di lembah kasih
Lembah Mandalawangi…
Kau dan aku tegak berdiri
Melihat hutan-hutan yang menjadi suram
Meresapi belaian angin yang menjadi dingin

Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu…
Saat kudekap kau dekaplah lebih mesra…
Lebih dekat…
Apakah kau masih akan berkata…
Kudengar detak jantungmu

Kita begitu berbeda dalam semua
Kecuali dalam Cinta…
——————-

Cahaya Bulan menusukku
Dengan ribuan pertanyaan
Yang takkan pernah kutahu
Dimana jawaban itu

Bagai letusan berapi
Bangunkanku dari mimpi
Sudah waktunya berdiri
Mencari jawaban… kegelisahan hati

Tinggalkan komentar

Filed under Kutipan Sastra

Puisi Rangga – Ada Apa Dengan Cinta

Ku lari ke hutan kemudian menyanyiku
ku lari ke pantai kemudian teriakku
sepi, sepi dan sendiri
aku benci

Aku ingin bingar
aku mau di pasar
bosan aku dengan penat
dan enyah saja kau pekat
seperti berjelaga
jika ku sendiri

Pecahkan saja gelasnya
biar ramai
biar mengaduh sampai gaduh

Ah…ada malaikat menyulam
jaring laba-laba belang
di tembok keraton putih
kenapa tak goyangkan saja loncengnya
biar terdera

Atau aku harus lari ke hutan
belok ke pantai

Tinggalkan komentar

Filed under Kutipan Sastra

Pada Suatu Hari Nanti – Sapardi Djoko Damono

Pada suatu hari nanti,
Jasadku tak akan ada lagi,
Tapi dalam bait-bait sajak ini,
Kau tak akan kurelakan sendiri.

Pada suatu hari nanti,
Suaraku tak terdengar lagi,
Tapi di antara larik-larik sajak ini.

Kau akan tetap kusiasati,
Pada suatu hari nanti,
Impianku pun tak dikenal lagi,
Namun di sela-sela huruf sajak ini,
Kau tak akan letih-letihnya kucari.

Tinggalkan komentar

Filed under Kutipan Sastra

Aku – Chairil Anwar

Kalau sampai waktuku

‘Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak perduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi

Chairil Anwar, Maret 1943

Tinggalkan komentar

Filed under Kutipan Sastra

[Puisi] Hujan

Hujan

adalah saat rinainya menyentuh hatiku dan tetiba rindu

Hujan

adalah saat basahnya mengalir di keningku dan tetiba teduh

Hujan

adalah saat anginnya menyapu rambutku dan tetiba damai

Hujan

adalah saat dinginnya membasuh lukaku dan tetiba sejuk

Hujan

adalah saat-saat bagi aku merasaiku

Tinggalkan komentar

Filed under Karya